Legislator Sulut Kawal Perda Budaya


Manado, ME

Peraturan Daerah (Perda) tentang Budaya dijanjikan bakal dikawal terus punggawa gedung cengkeh. Aspirasi yang sebelumnya telah digaungkan organisasi masyarakat terus didorong Legislator Sulawesi Utara (Sulut).

 

Anggota Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Fanny Legoh mengatakan, usulan pembentukan Perda budaya dan ornament budaya telah diusulkan untuk diangkat dalam Rapat Paripurna, Senin (14/3) hari ini. Baginya sangat penting untuk adanya Perda Budaya. “Perlu adanya Perda budaya sebab di sebuah buku tentang mega tran 2000 yang terbit lebih dari 30 tahun lalu menuliskan bangsa-bangsa di dunia di abad 21, salah satu yang paling dicari adalah identitas kebudayaan dan ternyata benar,” jelasnya.

 

“Eropa pecah negara-negara Eropa Timur karena masalah etnik oleh karena perbedaan kebudayaan. Mereka kemudian mencari identitas kebudayaan,” sambung Legoh.

 

Dikatakannya, Indonesia berbicara tentang tema nasional  ‘bhineka tunggal ika’ sudah menyentil tentang perjuangan tersebut yang artinya berbeda namun tetap satu. “Kita satu negara tapi warna dan ciri khas di setiap daerah itu dapat kita saksikan,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, Indonesia negara majemuk jadi identitas sebagai orang Manado atau Sulut harus menonjol.  Persoalan tersebut akan berbicara mengenai sejarah bangsa. “Soekarno bilang jangan sekali-kali melupakan sejarah. Daerah terkecil bukan dari yang terjelek dari yang terbesar. Bagitu pula terbesar itu juga mempengaruhi yang kecil,” tutupnya. (tim me)



Sponsors

Sponsors