Foto: Kondisi trotoar dan jalan macet. (Foto Hendra Mokorowu)
Inilah Ulah Pengendara yang Kurang Kesadaran
Tomohon, ME
Inilah ulah para pengendara yang kurang kesadaran. Rambu lalu lintas (Lalin) disisi jalan yang menyuarakan larangan, tak didengar. Hak pejalan kaki pun dirampas sejumlah kedaraan roda 4 yang rapih memadati trotoar di depan Kantor Sinode GMIM, Kamis (3/3).
Warga Paslaten Tomohon Tengah, Michael Turambi mengungkapkan rasa kesalnya soal kemacetan yang dialaminya di media sosial facebook.
“Ini yang parkir di sini bisa baca atau buta huruf? Atau pura-pura gila,” tulis Turambi melampiaskan kekesalanya ketika melintasi kawasan macet yang dimaksud.
Terkati Operasi Simpatik Lokon 2016 yang sedang digencarkan, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort Tomohon, AKP Ferdinand Runtu mengatakan, ini perlu ada kesadaran pengendara.
“Sebagai masyarakat pengendara, hendaknya menjadi polisi pada diri sendiri dan belajar menghargai pengguna jalan lainnya,” ungkap Runtu saat dihubungi Manado Express, Kamis Malam (3/3).
“Ayo semua pengguna jalan untuk peduli dalam berlalulintas. Taatilah rambu lalin supaya terhindar dari kecelakaan. Marilah saling menghargai sesama pengguna jalan baik pengendara maupun pejalan kaki,” ajak Runtu
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tomohon, belum bisa dihubungi saat mau dikonfirmasi tentang hal ini.
Diketahui, di sisi kiri sepanjang jalan dari arah Kakaskasen menuju Pusat Kota Tomohon, termasuk yang di depan Kantor Sinode GMIM telah dipasangi rambu lalin dilarang parkir. (hendra mokorowu)



































