Tabrak Pengendara Motor, Assisten II Pemkab Minahasa Diminta Bertanggung Jawab
Tondano, ME
Orang tua dari Reynaldo Tangkere (15) warga Desa Warembungan, yang menjadi korban akibat bertabrakan dengan mobil dinas yang dikendarai Assisten II Setdakab Minahasa, Wilford Siagian, di ruas jalan Manado - Tomohon, mendatangi kantor Pemkab Minahasa Senin (17/06) dengan maksud untuk meminta pertanggung jawaban atas anaknya yang menjadi korban.
Kepada sejumlah wartawan, Jeldy Tangkere (41) dan Vitje Wawurundeng (39), orang tua korban mengatakan, sampai saat ini pejabat Pemkab Minahasa tersebut belum bertanggung jawab atas anak mereka yang menjadi korban tabrakan. Untuk itu, dia dan isterinya berinisiatif datang ke kantor Pemkab Minahasa untuk meminta pertanggungjawaban dari Siagian yang telah menabrak anak mereka.
“Torang datang kamari cuma mo datang baku dapa deng dia (Siagian _ red), kong mo minta dia tanggung jawab karena sampe sekarang dia belum tanggung jawab sama sekali pa torang pe anak yang dia ada tabrak,” ujar keduanya.
Keduanya menjelaskan, pihak keluarga dan korban merasa sangat dirugikan dengan tindakan Siagian yang acuh tak acuh dan tidak mau bertanggung jawab itu. Apalagi ketika mereka memintanya untuk bertanggung jawab atas perbuatannya, dia menolak dan bahkan tidak mau mengakui kesalahannya.
“Bahkan yang beking torang saki hati, saat kejadian, dia yang saat itu ada deng sejumlah rombongan, sama sekali nda berinisiatif untuk tolong itu torang pe anak yang jadi korban, minimal bawa di Rumah Sakit,” tambah Jeldy dan Vitje.
Mereka menambahkan, akibat tabrakan tersebut, Reynaldo menderita luka 5 jahitan di pelipis kanan, rahang bawah patah, dan pembengkakan dibagian dada. Menurut keduanya, pihak RS telah menganjurkan agar anak mereka menjalani operasi kecil dibagian rahang, namun operasi tersebut terpaksa belum bisa dilakukan karena keterbatasan dana dari keluarga.
Sementara itu, Wilford Siagian ketika dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan, kecelakaan tersebut bukan kesalahannya, melainkan murni kesalahan dari pengendara motor tersebut. Menurutnya, saat itu dia dan rombongan sedang melakukan perjalanan untuk peninjauan lokasi perumahan di Desa Sea. Saat dalam perjalanan, tiba-tiba saja seorang pengendara motor keluar dari jalurnya dan langsung menabrak mobil yang sedang dikendarainya.
“Saya tidak menabrak pengendara motor tersebut, malah sebaliknya, yang ditabrak itu saya. Jadi Jika keluarga korban ingin melapor, saya siap untuk menyelesaikan persoalan ini melalui jalur hukum,” ujarnya. (Jeksen Kewas)
Foto : Korban Reynaldo Tangkere dan Ayahnya ketika mendatangi kantor Pemkab Minahasa.



































