Korban Alami Hal Aneh Sebelum Masuk Jurang


Tomohon, ME

Kepada Manado Express, korban kecelakaan lalu lintas di Tinoor, Hence Ch Saeh menuturkan, ada yang aneh dengan peristiwa yang dialaminya, Selasa (16/2).

“Waktu dari Tomohon, itu kira-kira jam 5 subuh kong kita brangkat. Kita pe rencana somo langsung pulang rumah di perum GPI Mapanget. Mar kita nda sangka jadi cilaka bagini,” ujar Saeh yang juga berasal dari Tombatu Minahasa Tenggara.

Menurut keterangan korban, rasa kantuk yang dialamainya, tidak biasa. Selama ia melakukann perjalanan jauh dengan mengendarai mobil tidak pernah mengalami kantuk seperti itu.

“So lama ja bawa oto, baru ni kali jadi bagini. Kita ley heran, kalu mo pikir ulang, ini sadiki aneh. Soalnya kita baru bangun kong bawa oto, tiba-tiba rasa manganto brat, kita pe mata rupa ada tutu akang sampe tatidor. Kita dapa rasa tu jalan di komplex situ angker,” aku Saeh heran.

“Takage kamari, oto so kaluar dari aspal. Sempat mo berusaha kase menghindar dari jurang mar so nda mampu. Akhirnya kita maso di jurang. Untung jo ada tu pohong kacili da ba tahang. Kalu nda, so nintau jadi apa kita,” ungkapnya.

Ditambahkannya, mobil dari Tomohon melaju dengan rata-rata kecepatan 30-40 kilometer per jam. Diketahui, akibat kecelakaan ini, korban selamat dan tidak ada luka sedikitpun. Hanya saja bombers mobil dan radiatornya rusak parah. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors