'Pekerjaan Genting OD-SK'


Manado, ME

Usai dilantik, Jumat (12/2), sejumlah pekerjaan rumah yang genting perlu diselesaikan, menanti Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK). Harapan dan keluhan masyarakat untuk segera dituntaskan, kini ada di pundak kedua figur tersebut. Sejumlah kalangan menantang kinerja mereka yang telah menjadi leader untuk daerah nyiur melambai.

Suara datang dari negeri Wenang. Sejak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015 hanya Kota Manado yang hingga kini belum menyelesaikan pesta demokrasi. Tertanggal 17 Februari 2016 telah dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggelar Pemilihan Walikota (Pilwako). Kini sejumlah persoalan terus mendera sehingga mengancam perhelatannya. “Tugas yang di depan mata OD-SK adalah Pilkada serentak yang belum benar-benar selesai karena tertundanya Manado dalam menyelenggarakannya,” ungkap Eka Egetan, warga Manado.

Ia berharap, kedua figur ini dapat segera mungkin menuntaskan pelaksanaan Pilkada 2015 ini. Jika tidak diselesaikan maka Pilwako Manado terancam digelar 2017. Tentunya akan menimbulkan kekecewaan sejumlah kalangan masyarakat dalam berpartisipasi lagi dalam pemilihan. “Saya harap OD-SK mampu menyelesaikannya,” pungkasnya.

Tanah Totabuan pun bergaung. Sampai kini, mimpi masyarakat Bolaang Mongondow Raya untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) belum tercapai. Konsep yang sebelumnya digagas untuk dimekarkan bersama dengan beberapa Kabupaten/Kota di Sulawesi Utara (Sulut) tak kunjung selesai. Sontak warga berharap kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru dapat terus menggenjot percepatan, untuk menjadikan Bolmong Raya sebagai Provinsi. “Sampai kini cita-cita Bolmong Raya untuk menjadi Daerah Otonomi Baru belum terpenuhi. Padahal kami masyarakat Bolmong Raya sudah lama merindukan hal ini segera terwujud. Warga Bolmong tentunya rindu kemajuan di tanahnya dengan menjadi daerah otonomi sendiri,” ujar Usman Kolopita, warga Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Hal senada yang disampaikan Pengamat Politik dan Pemerintahan, Andrey Tandiapa. Menurutnya, pembuatan DOB di tanah nyiur melambai harus segera diwujudkan. Alasannya, janji manis ini telah lama didengungkan namun tak pernah selesai. Padahal masyarakat Sulut begitu merindukannya. “Kami harap OD-SK dapat mewujudkan. Karena hal ini telah lama dimimpikan masyarakat yang akan jadi daerah otonom. Jangan sampai ini hanya tinggal mimpi mereka saja sampai akhirnya mereka lelah bermimpi. Kan ada program dari nawacita untuk memaksimalkan potensi di daerah perbatasan,” tegasnya.

Selain itu, di sejumlah aspek lain dinilainya perlu juga menjadi perhatian OD-SK. Sektor pendidikan perlu menjadi perjuangan penting kedua figur tersebut. Dirinya berharap, ada keprihatinan terhadap siswa atau mahasiswa dalam menyelesaikan studinya. Generasi muda yang berbakat, berpotensi dan punya kemauan keras untuk maju namun terhalang ekonomi perlu didorong. “Sampai kini masih banyak dari mereka yang putus sekolah namun tidak bisa diakomodir dengan baik. Di kota Manado sendiri ada banyak yang umur-umur mereka harusnya sekolah tetapi tidak diberi perhatian secara khusus. Pemerintah kni seharusnya jangan setengah-setengah memberikan perhatian kepada mereka. Dana untuk orang miskin dan siswa tidak mampu jangan dipotong-potong lagi,” tandasnya.

Di bidang kesehatan sebaiknya digenjot. Ketika masyarakat pergi untuk berobat, harus lebih ditingkatkan kemudahan-kemudahannya. Seperti Rumah Sakit dan Puskemas jangan mempersulit pasien yang pergi untuk berobat. “Memang sudah banyak kartu kesehatan tetapi masih saja dijumpai pasien yang membayar begitu banyak padahal sudah memiliki kartu jaminan kesehatan,” timpal Tandiapa.

Dalam pemerintahan nanti, ada baiknya OD-SK tidak memberikan jabatan seseorang karena ada sistim balas jasa. OD-SK bagusnya jangan mengangkat seseorang dalam posisi strategis cuma karena oknum tersebut telah membantu memenangkan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). “Sering terjadi yang demikian. Harapannya tidak terjadi dalam kepemimpinan OD-SK. Ada baiknya setiap jabatan ditempatkan sesuai dengan potensinya,” tutupnya. (tim me)



Sponsors

Sponsors