Foto: Kunjungan Komisi 2 ke Kementerian Pendidikan.
Komisi 2 DPRD Minahasa Minta Perhatikan Pendidikan di Intim
Kunjungi Kementerian Pendidikan
Jakarta, ME
Komisi 2 DPRD Kabupaten Minahasa kunjungi Kementrian Pendidikan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan di Jakarta. Kunjungan ini terkait pembaruan kurikulum 2013 yang sedang berlaku saat ini secara nasional.
Kunjungan komisi bidang ekonomi dan kesejahtraan rakyat di DPRD Kabupaten Minahasa ini dipimpin langsung Ketua Komisi Denny Kalangie dan Sekertaris Komisi Pricilia Lumingkewas bersama seluruh anggota Komisi 2 dan staff.
Dalam agenda kerja tersebut terungkap pembaruan program kurikulum tahun 2013 yang berjalan yakni soal peningkatan mental dan spiritual para siswa yang saat ini dinilai sudah mulai merosot dibandingkan dengan dunia pendidikan pada jaman dahulu di mana siswa sangat menghormati para guru serta orang tua.
Hal tersebut diungkapkan Arya Seno, salah satu pegawai di Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
"Memang saat ini pelaksanaan program kurikulum tahun 2013 ada beberapa pembaruan yakni peningkatan pendidikan di bidang spiritual dan dan mental para siswa," tutur Arya.
Sementara itu, dalam kunjungan kerja ini terungkap beebrapa program dari kementreian yang akan berjalan di tahun 2016 di antaranya sekolah-sekolah kejuruan yang ingin ada pengembangan sekolah bisa memasukan proposal ke Kementrian Pendidikan, serta pembangunan sekolah baru sebanyak 320 unit yang tersebar di seluruh propinsi.
Dalah satu personil Komisi 2, Imanuel Manus dalam kunjungan kali ini berharap Kementrian Pendidikan bisa lebih memperhatikan pembangunan khususnya di dunia pendidikan di wilayah Indonesia Timur (Intim).
"Mengingat saat ini pembangunan sarana infrastruktur pendidikan lebih berat ke wilayah Indonesia bagian barat," keluhnya.
Turut hadir dalam kunjungan ini, anggota Komisi 2 DPRD Minahasa, Ivone Andries, Vicky Sumalata, Feibe Sanger, Juliana Polii, Jefry Rombot, Lexi Laluan dan Edwin Lumi.(kelly korengkeng)



































