PDAM Tomohon Kritis

Poli Minta ASN dan Warga Berikan Dukungan


Tomohon, ME

Kondisi Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tomohon, kian kritis. Sederet persoalan terus mendera salah satu perusahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon. Hal ini bertolak belakang dengan terjadinya peningkatan kebutuhan air bersih dari masyarakat setiap hari.

Air bersih menjadi fokus perhatian internasional. Pemanfaatan air bersih sangat urgen bagi kehidupan masyarakat. Sayang, ancaman krisis air bersih, masif melanda sejumlah daerah di Indonesia. Di Kota Tomohon, kondisi memprihatinkan melanda PDAM Tomohon. Titik masalah berasal dari oknum pelanggan yang kurang memperhatikan kewajibannya dalam melunasi tagihan bulanan. Jumlah cukup mengejutan. Sebab, sesuai data yang ada, jumlah sambungan pengguna air PDAM Kota Tomohon mencapai 6000 keluarga, namun yang melakukan pembayaran rekening air hanya sekitar 3000 pelanggan.

Dengan demikian, terdapat kekurangan setengah dari jumlah pelanggan yang memenuhi kewajibannya. Dengan pembayaran ini nantinya akan diperuntukkan bagi biaya operasional dan pembayaran-pembayaran lainnya yang harus dilakukan perusahan agar kesinambungan operasional perusahan akan terjaga.

Pemkot Tomohon melalui Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Dr Drs Arnold Poli SH MAP, saat menyampaikan arahan pada pelaksanaan apel kerja pagi di halaman Kantor Walikota, Selasa(9/2), mencermati hal itu. Ia mengharapkan agar jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tomohon, menopang keberlangsungan PDAM dengan cara, membayar luran pemakaian air yang wajib dibayarkan setiap bulannya."Begitu juga bagi seluruh masyarakat pelanggan air PDAM agar melunasi kewajibannya dengan membayar rekening air tepat waktu setiap bulannya," jelas Poli.

Pada kesempatan tersebut, dia mengingatkan kepada setiap pegawai yang merupakan pelanggan PDAM yang akan menerima Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP), setiap bulan berjalan agar menyertakan tanda bukti lunas untuk pembayaran rekening air PDAM sebagai prasyarat menerima TPP.

"Hal ini juga merupakan bukti dukungan Pemkot Tomohon dalam meningkatkan keberlangsungan perusahan. Serta, membiayai pembayaran gaji para karyawanPDAM yang belum bahkan terkadang terlambat dibayarkan karena kurangnya dana untuk membayar gaji karyawan yang juga diakibatkan banyaknya tunggakan para pelanggan PDAM. Oleh karena itu, sangat berpengaruh bagi alokasi dana dan anggaran serta pendapatan dari perusahan," tandasnya.

Ia mengatakan, tim terkait baik dari Pemkot Tomohon mulai dari Inspektorat, PDAM dan Satuan Polisi Pamong Praja pada hari ini akan memulai pelaksanaan inspeksi pelanggan PDAM di mulai dari Kecamatan Tomohon Utara selanjutnya sampai ke seluruh kecamatan yang menggunakan jasa air PDAM.
"Dalam inspeksi ini bila didapati ada pelanggan yang menunggak pembayaran rekening maka sambungan air bagi pelanggan nakal, akan diputuskan," tandasnya.

Hal ini penting dilaksanakan sehingga operasional perusahan berjalan baik dan nantinya bisa berkontribusi bagi peningkatan pendapatan daerah. Saat ini manajemen PDAM telah melakukan efisiensi dan terobosan-terobosan yang baik untuk terus mememberikan pelayanan yang baik kepada pelanggannya. Poli juga telah melakukan pertemuan dan dialog dengan direksi dan jajaran PDAM untuk mencarikan solusi yang terbaik bagi operasional perusahan serta memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh pelanggan, meskipun terkendala anggaran.

Sementara itu, manajemen PDAM melalui Direktur Noldy Montolalu SE, mengatakan, terus mengupayakan yang terbaik bagi para pelanggannya, melalui perawatan jaringan dan instalasi pipa air yang nantinya menyuplai air dengan lancar setiap rumah pelanggan.(victor rempas)



Sponsors

Sponsors