Foto: Felly Runtuwene.
Manfaatkan Energi dari Sampah, PLN Perlu Tiru Surabaya
Manado, ME
Selang beberapa tahun ke depan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) perlu kuras otak. Keberadaan Kapal Pembangkit Listrik di Amurang tidak menjamin persoalaan listrik di bumi Nyiur Melambai dapat teratasi. Inovasi baru untuk menambah energy listrik dinilai sangat penting. Seperti yang diungkapkan legislator Sulawesi Utara (Sulut), Felly Runtuwene.
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut ini mengatakan, PLN wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (Sulutenggo) perlu mencontohi Surabaya. Ada satu daerah di sana yang mengatasi krisis dengan membuat energi dari sampah masyarakat.
“Ada satu bupati yang memimpin di daerah tersebut yang perlu menjadi perhatian di Sulut. Ketika kekurangan energy listrik mereka memanfaatkan sampah. Itu sampah mereka sendiri,” tandas Runtuwene.
Menurutnya, dibandingkan biaya-biaya yang lain, hal ini barangkali lebih murah. Ia berpendapat, PLN Sulutenggo bisa studi banding di sana. “Kita perlu studi banding di sana. Barangkali lebih murah,” lugasnya.
Ia menambahkan, melakukan manuver baru terkait krisis energy sangatlah penting. Dikarenakan, masalah listrik prioritas untuk diselesaikan. Semua investasi yang masuk di Sulut bergantung dari kesediaan listrik. “Seluruh investor kita boleh tanda tangan tapi tidak ada listrik untuk apa. Kita harapkan ke depan investor boleh masuk karena sudah ada listrik di Sulut,” tutupnya. (tim me)



































