Foto: Immanuel Tapang.
Pemerintah Bantu Petani Lewat Peremajaan Kelapa dan Rehabilitasi Cengkih
Amurang, ME
Kebakaran lahan perkebunan yang terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tahun lalu memang membuat petani kelapa dan cengkih menderita. Tidak sedikit pohon kelapa dan cengkih rusak akibat kebakaran ini. Untuk membantu para petani, pemerintah pusat akan memberikan bantuan lewat program peremajaan kelapa dan rehabilitasi cengkih.
"Tahun 2016 ada bantuan yang akan diberikan untuk kelompok tani. Setidaknya ini akan membantu para petani yang terkena musibah kebakaran lahan," jelas Kepala Dinas Perkebunan Minsel, Immanuel Tapang kepada manadoexpress.co, Senin (7/2).
Dia mengatakan, bantuan yang akan diberikan ini bersumber dari dana APBN. Dan semua bantuan yang akan diberikan dalam bentuk bibit dan barang seperti bibit pohon kelapa, pohon cengkih, pupuk NPK, pestisida dan alat pertanian hand sprayer.
"Dalam waktu dekat, program ini akan segera dilaksanakan. Sesuai juknis, setiap kelompok tani yang akan mendapatkan bantuan harus memiliki lahan hamparan 50 hektar," katanya.
Dia menuturkan, kelompok tani yang akan menerima bantuan ini harus masukan proposal. Nantinya proposal yang masukan akan dilakukan identifikasi calon petani dan calon lahan.
"Semua proposal yang masuk akan di verifikasi agar bantuannya tepat sasaran. Setidaknya ada 700 hektar lahan yang akan dilakukan peremajaan dan rehabilitasi. Untuk kelapa 400 hektar dan cengkih 300 hektar," jelasnya. (jerry sumarauw)



































