Foto: Depri Pontoh.
Pemkab Seriusi Kerugian Pasca Banjir
Boroko, ME
Walaupun banjir bandang yang melanda sebagian besar masyarakat Bolmut telah berakhir, namun kesedihan cukup mendalam masih dirasakan. Tidak hanya masyarakat, tapi juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut. Pasalnya, banjir bandang yang menerpa sebagian wilaya Bolmut menimbulkan kerugian besar, baik fisik maupun non fisik .
“950 hektare tanaman padi rusak berat, 805 hektare terendam banjir, 239 hektare lahan jagung rusak, 178 pohon tumbang, 60 hektare tanaman holtikultura rusak para, 10 hektare tambak ikan rusak, puluhan ternak sapi dan kambing hanyut, dan 40 unit bendungan tersier rusak,” terang Bupati Bolmut Drs Depri Pontoh.
Pun demikian, Pontoh masih bersyukur karena kejadian ini tidak ada korban jiwa dari masyarakat.
“Tindakan cepat dari Pemkab, unsur kepolisian, TNI dan kewaspadaan pada masyarakat yang terkena dampak bencana tidak menyebabkan korban jiwa,” jelas Pontoh.
Untuk itu dia terus berupaya melakukan berbagai langkah agar semua kerugian yang disebabkan banjir bandang bisa kembali pulihi, termasuk melakukan lobi anggaran kepada pemerintah provinsi (Pemprov) maupun pusat.
“Tentunya Pemkab akan terus berupaya agar semua yang dialami oleh masyarakat bisa pulih kembali. Sehingga dengan demikian, perekonomian masyarakat tetap stabil,” tutup papa Adit sapaan akrabnya.(tim me)



































