Tesis Kandidat MTeol Harus Dipublis Ke Masyarakat dan Gereja


Tomohon, ME

Selepas ujian tesis yang digelar Program Pasca Sarjana (PPsT) UKIT Yayasan Perguruan Tinggi Kristen GMIM, didapati sebagian besar Mahasiswa memilih bidang studi ministry. Ihwal ini dituturkan Pelaksana Harian (PLH) PPsT, Pendeta Dr Jonely Lintong saat disambangi Manado Express, Rabu (3/2).

“Kalau saya perhatikan, dari 7 Mahasiswa, 4 orang mengambil bidang studi ministry. Perkembangan bidang studi mereka, khususnya untuk peneltian, penulisan tesis dan pemilihan poko-pokok pembahasan sangat nyata. Mengangkat persoalan aktual dan faktual dalam kehidupan geraja dan masyarakat,” ungkap Lintong

PLH PPsT berkesimpulan, hasil penelitian tersebut sangat layak dan harus dipublikasikan ke masyarakat dan Gereja, pasti akan sangat bermanfaat.

“Hasil penelitian mereka mengagas pemikiran-pemikiran istimewa yang dapat memberikan sumbangan positif dalam kehidupan bermasyarakat dan kerukunan beragama,” simpulnya.

Salah seorang peserta berfokus meneliti tentang kesadaran dan gerakan bersama Gereja-gereja di Tomohon. Yakni, Gereja antar denominasi Kristen Protestan. Terutama tokoh-tokoh Gerejanya seperti GMIM, KGPM, GPDI, GSJA, ADVEN dan BETHANY.

Usaha meneliti untuk menemukan, sampai sejauh mana kesadaran dan gerakan itu terimpelementasi. Melalui wadah Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG), Forum Kerukunan Umat Beragama, Badan Kerja Sama Umat Beragama.

“Fokus utama penelitian tertuju pada peranan Gereja melalui BAMAG di Kota Tomohon. Pemerintah baik Walikota maupun Kementrian Agama. Hasilnya sangat positif untuk pengembangan Gereja, khususnya bagi tokoh-tokoh agama dalam pembinaan kehidupan bersama, kerukunan umat beragama,” tandas Lintong.

Dikabarkan, riset yang dilakukan oleh para kandidat Magister Teologi (MTeol) ini dilaksanakan secara mandiri. Proses penelitian yang memakan waktu di atas 6 bulan dengan biaya swadaya. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors