Waspadai AncamanTerorisme Serta Paham Radikalisme, Kesbangpolinmas Gelar Rakor


Amurang, ME

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) lewat Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) hari ini, menggelar rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka mewaspadai ancaman dan bahaya terorisme serta paham radikalisme.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Waleta Kantor Bupati ini dibuka oleh Penjabat Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Rene Hosang dan dihadiri Kapolres Minsel AKBP Benny Bawensel, Pejabat penghubung Kodim 1302 Minahasa di Minsel Mayor Arims Siging, Sekda Minsel Danny Rindengan, Asisten I Ben Watung, Camat,  Lurah, Hukum Tua (Kumtua), anggota TNI dan Polri serta instansi terkait.

"Setelah perayaan natal dan tahun baru kondisi keamanan tetap terjaga. Namun kita jangan terlena dengan situasi sekarang. Kita harus waspada setelah peristiwa yang terjadi di Jakarta baru-baru ini," kata Bupati Minsel Rene Hosang saat membuka kegiatan teraebut, Selasa (26/1).

Dia mengungkapkan Sulut sebagai pintu gerbang di Indonesia Timur, yang di dalamnya Kabupaten Minsel merupakan jalur strategis, dimana ada jalan Trans Sulawesi dan pelabuhan. Dengan kondisi seperti itu, maka menjadi jalur strategis pula masuknya jaringan teroris dan paham radikalisme.

"Untuk mengantisipasi ini tentu harus ada pendekatan preferensif ditengah masyarakat. Peran masyarakat melalui lurah dan kumtua sangat penting dalam menangkal masuknya paham terorisme dan radikal," ujarnya.

Sekarang ini menurut dia, banyak sekali orang yang melaksanakan kegiatan mengatasnamakan agama. Untuk itu perlu memberikan pemahaman tentang radikal ditengah masyarakat.

"Untuk menangkal paham radikalisme ini kita harus memperkuat silahturahmi serta menjaga ketahanan dan keamanan," tukasnya.

Rakor ini sangat penting karena fokusnya adalah mencegah masuknya paham terorisme dan radikalisme di tengah masyarakat Minsel. Namun sangat disayangkan, yang hadir sangat minim. Justru Camat, Lurah dan Kumtua yang diharapkan menjadi corong untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, kehadirannya sangat sedikit bahkan hanya bisa dihitung dengan jari. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors