Foto: Wilmar Marpaung.(Ist)
Sulut Rawan Terorisme, Marpaung Minta Polisi Waspada
Manado, ME
Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung mengutuk keras aksi teror di Ibu Kota Jakarta Kamis kemarin dan berharap agar masyarakat tidak mudah terpengaruh provokasi terorisme bahkan menjadi pelaku teror. Karena menurutnya, apa yang dilakukan oleh mereka para teroris sama sekali tidak diridhoi oleh semua agama. “Agama manapun menolak cara-cara kekerasan, semua dengan cinta kasih,” ujar Kapolda.
Dengan kejadian ini, Kapolda memerintahkan seluruh anggota Polda Sulut dan jajaran untuk tetap waspada dan lebih meningkatkan kegiatan patroli di pusat-pusat keramaian, tempat-tempat hiburan, rumah ibadah yang menurutnya kemungkinan akan menjadi sasaran terorisme.
Pun terhadap semua Kantor Polisi maupun Pos Polisi agar lebih ditingkatkan lagi keamanannya. "Anggota jangan hanya berada di pos saja, melainkan juga harus patroli untuk mengetahui keadaan di sekeliling lingkungannya,” katanya.
Dingatkan juga oleh Kapolda bahwa daerah Sulawesi Utara ini memang rawan akan aksi terorisme karena berbatasan langsung dengan Sulawesi Tengah (Poso) dan Negara Filipina. “Namun berkat kekompakan dari semua tokoh dan elemen masyarakat yang ada di Sulawesi Utara ini, Sulut sulit disulut karena solid,” tandas Kapolda.
Kembali Kapolda Sulut mengajak kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk menjunjung tinggi semboyan Torang Samua Basudara. “Mari kita satukan semua perbedaan dan kita semua sepakat untuk menolak segala bentuk aksi terorisme di Sulawesi Utara dan di Indonesia ini,” pungkasnya. (bartenson sampaleng)



































